Orang Terhebat Sedunia

IBU. Sebuah kata yang sudah tak umum di telinga kita. Setiap hari hampir atau malah selalu kita dengar. Entah dari diri kita sendiri yang menyebut namanya, atau kita yang mendengarnya dari orang lain.

Ada satu fakta unik yang menarik. Entah kenapa, seorang anak kecil kebanyakan berkata “ibu” atau “mama” atau panggilan lain setara ibu ketika pertama kali bisa berbicara. Itulah satu dari kelebihan seorang ibu. Ia yang bahkan oleh Rasulullah SAW dalam ajaran Islam disebut pertama kali dan disebut tiga kali sebagai orang yang harus dihormati sebelum ayah. Subhanallah…

Ketika masih bayi dan kita menangis, seorang ibu dengan sabarnya menimang kita hingga tangis terhenti. Beranjak dewasa kita berjalan kemudian masuk sekolah. Kita tak seberapa paham tentang pelajaran yang baru saja diberi guru. Namun dengan sabar, ibu mengajarkan kita. Naik tingkat, kita akhirnya menjadi mahasiswa. Di saat itu, ibu menjadi lebih rajin mendoakan kita tiap hari agar kita selalu diberi kemudahan dalam segala hal serta dihindarkan dari segala yang negatif. Luar biasa. Begitu besar jasa ibu, begitu mulia hati seorang ibu.

Kadang dari situ timbul pertanyaan, ‘Siapakah ibu itu? Apakah ia adalah malaikat? Mengapa ia begitu baik terhadap kita?’ Yah, mungkin bisa dibilang begitu. Ibu adalah malaikat. Namun bertubuh manusia. Saking luar biasanya jasa ibu, pepatah mengatakan bahwa kasih ibu tak terbatas. Bahkan, sekeras apapun usaha kita untuk membalas kebaikannya, masih belum bisa mengalahkan jasa ibu terhadap kita. Hal tersebut diperkuat dengan kata pepatah lain, bahwasanya surga berada di bawah telapak kaki ibu. Wow!! Tidakkah itu begitu sensasional? Bagaimana tidak? Surga yang ketika kata itu disebut, pasti terbersit makna yang menuju keindahan yang tiada tara disandingkan dengan telapak kaki yang sering dianalogikan sebagai kasta rendah yang nista karena terletak di bawah. Sungguh besar jasa ibu, sungguh besar peran ibu, sungguh tinggi derajat ibu bagi kita.

Karena itu, kawan, mulai hari ini. Ah, tidak. Mulai detik ini, saat ini juga, pejamkan matamu. Bayangkan wajah ibumu, kemudian katakan, “Aku sayang Ibu. Aku cinta ibu.” Tanamkan hal itu pada dirimu kawan, dan jadilah manusia yang lebih baik dari sebelum membaca tulisan ini.

Untuk ibuku tercinta, “Aku sayang Ibu. Aku sayang ibu.”

sumber : dikutip dari okezone.com

By Syarif Hidayat Adipura (Mahasiswa S1 Fakultas Hukum UNPAD BANDUNG)

2 responses to “Orang Terhebat Sedunia

  1. wew

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s