Ada apakah gerangan dengan TIMNAS Indonesia…???

Berjalan dengan langkah yang pasti dari babak penyisihan hingga maju ke final. Di final leg I indonesia di taklukan oleh Malaysia dengan skor 3-0, ada apakah dengan para pemain indonesia…???yang sebelumnya menggulung Malaysia dengan skor 5-1 sekarang malah takluk tanpa daya yang berarti. Menurut penulis pada pertandingan final leg I ini Indonesia tampil very bad ditambah dengan para pemain belakang indonesia yang sering membuat suatu kesalahan fatal dalam mengantisipasi bola-bola lawan dan hal tersebut dapat di manfaatkan dengan baik oleh tim Malaysia. Menurut hemat penulis perlu adanya suatu revolusi mental dalam diri TIMNAS dan PSSI agar menjadi lebih baik lagi, tidak mungkin kita ingin miskin gelar juara internasional terus kita harus melakukan tindakan-tindakan yang positif. Misalnya mengganti ketua PSSI yang notabene adalah seorang koruptor BULOG, bagaimana persepakbolaan indonesia dapat maju sedangkan ketuanya adalah seorang koruptor. Masih banyak sosok-sosok yang lebih baik dari koruptor tersebut, jika adanya suatu perubahan struktur organisasi dari ketua hingga bawahannya sesuai dengan sosok yang ideal yang tentunya di dukung oleh supporter TIMNAS indonesia. selain hal tersebut juga dapat dilakukan cara-cara lain misalnya memperbanyak pemain naturalisasi untuk memperkuat pertahanan TIMNAS khususnya pertahanan belakang yang sering tidak disiplin dan sering melakukan kesalahan fatalnya yang sering membuahkan gol ke gawang sendiri.

Faktor pendukung lain untuk majunya TIMNAS yaitu adanya faktor regenerasi para TIMNAS, artinya disini para pemain yang telah memiliki usia diatas rata-rata dan tidak memiliki talenta cukup untuk mengolah si kulit bundar dapat mengajukan pensiun dari TIMNAS, dan disini pemain TIMNAS mudalah yang akan beraksi seperti layaknya Arsenal dan ditambah perbaikan mental para pemain TIMNAS agar memiliki mental juara dan jangan cepat-cepat bangga dahulu ketika diberikan suatu kemenangan. penulis juga hari ini melihat berita di TV ada seorang supporter TIMNAS tewas terdesak-desak di GBK karena berebutan tiket final leg II, hal tersebut harus menjadi suatu cambuk untuk PSSI agar dapat mengelola tiket secara profesional. Supporter rela demikian hanya untuk memberikan suaranya untuk TIMNAS kesayangannya, tapi apa daya nyawa taruhannya. Akhir kata penulis berharap semoga pengorbanan nyawa oleh salah satu supporter untuk TIMNAS kesayangannya tidak disia-siakan begitu saja oleh para pemain TIMNAS pada putaran final leg II di GBK (semoga juga dapat juara AFF 2010, amien…) dengan berjuang dengan penuh semangat dan tentunya perbaikan mental para pemain hal tersebut dapat diraih tanpa halangan yang berarti. Mari kita doakan bersama semoga TIMNAS pada tanggal 29 desember 2010 dapat menjadi juara AFF 2010, amien…

Garuda di dadaku…..

Jayalah selalu Indonesiaku. Waktunya sang garuda menancapkan cakarnya di AFF 2010 tetapi sayangnya hal tersebut gagal terwujud ditahun 2010 ini setelah pertemuan kedua indonesia hanya menang 2-1. Dan tim malaysialah yang menjadi juara AFF 2010. penulis berharap semoga 2012 indonesia dapat menjadi juara AFF. Amien…(mari kita doakan bersama)

By Syarif Hidayat Adipura (Mahasiswa S1 Fakultas Hukum UNPAD Bandung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s